Pertentangan ….

       

face

Pertentangan ….

    Pertentangan ….

    Pertentangan ….

    16

    Pertentangan ….

    Pertentangan ….

    (1)

    • George: Sekarang sudah pukul 08:30 pagi, apakah mungkin kita bisa tepat waktu bertemu dengan Girgis?
    • Jamal: Mari kita sarapan pagi dulu dengan cepat, kemudian kita berangkat menuju ke sana, dan di jalan nanti hubungi dia dan beri kabar bahwa kita datang terlambat sedikit, dia akan memahami perkara tersebut, Girgis orang yang terhormat, seandainya dia tidak bersikap kasar pada saya kemarin.
    • George: Bersikap kasar?!
    • Jamal: Kemarin dia menghubungi saya dan mengatakan perkataan yang tidak layak, hanya demi dirimu,
    • George: Saya mohon maaf dengan segala apa yang telah terjadi.
    • Jamal: Kelihatan kamu ingin membatalkan kesepakatan kita.
    • George: Tidak. terima kasih Jamal, betapa berterima kasihnya saya padamu.
    George dan Jamal telah sampai di perushaan rekrutmen global, dan George bertanya tentang Girgis, kemudian sekretarisnya memberitahukan bahwa Girgis sudah menunggu dari tadi, kemudian mereka berdua masuk dan Girgis menyambut hangat mereka berdua..
    • Girgis: Beritahu saya.. apakah temanmu sudah membawa dompetmu?
    • George: Biarkanlah kami duduk terlebih dahulu, dan kedua : saya minta maaf atas keterlambatan.
    • Girgis: Saya sudah berbicara panjang pada temanmu yang bernama Jamal kemarin, dan pada dasarnya ia orang yang baik dan saya tidak dia yang mencuri dompetmu, akan tetapi saya terlalu menekannya.
    • George: Maaf saya telah membuatmu lelah dan saya minta maaf padamu berharap kamu memaklumi saya, Jamal itu orang yang berkepribadiaan yang hebat dan telah memaafkan saya, saya telah menemukan dompet saya di kamar mandi hotel !
    • Girgis: Ohhh, Segala puji bagi Tuhan, semoga Tuhan memaafkan kamu dan diriku, karena telah bersikap kasar pada Jamal.
    • George: Saya kenalkan padamu teman saya Jamal.
    • Girgis: Saya minta maaf padamu hai saudaraku atas perbuatan saya kemarin,
    • Jamal: Semoga Allah memaafkanmu, tidak apa-apa.. permasalahan sudah berakhir dan kita sepakat untuk menutupnya dan tidak membicarakannya lagi.
    • Girgis: Dan kapan kamu tahu bahwa George menemukan dompetnya?
    • Jamal: Saya tahu pukul 8 pagi di saat saya memberikan emas istri saya padanya, sebagai ganti dompetnya yang hilang.
    • Girgis: Semoga Allah mengampunimu, saya ulangi perminta maafan saya, Maha benar Allah : {Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu.} [QS. Al-Hujurat: 6] .
    • George: Teks apa ini?
    • Girgis: Ini teks Al Quran yang mulia.
    • George: Apakah orang Kristen juga hafal Al Quran?
    • Girgis: Bukankah sudah saya katakan padamu, saya punya kejutan buatmu besok dan saya tidak tahu apa kamu menyukainya atau tidak! saya telah masuk islam 6 bulan yang lalu.
    • George: Kamu masuk islam dan meninggalkan agama Nasrani?
    • Girgis: Ya benar..dan apanya yang aneh? banyak di antara mereka yang masuk islam, bahkan agama islam lebih cepat menyebar di seluruh pelosok dunia.
    • George: Tidak aneh, tapi untuk pertama kali saya melihat orang yang bukan muslim lalu masuk islam.
    Jamal kagum dan meletakan tangannya di atas kepalanya, dan berkata :
    • Saya merasa aneh saja, apa yang ditkatakan saudara saya, dan saya katakan mungkin dia bermaksud secara manusiawi, semoga keberkahan dilimpahkan padamu saudaraku kebahagiaan dunia dan akhirat.
    • George: Kebahagiaan dunia dan akhirat! adapaun akhirat : saya tidak mengetahuinya, dan adapun di dunia : maka barat adalah mata air kebahagiaan bagi kami.
    • Jamal: Kalau yang kamu maksudkan semua saranan ketenangan dan kenyamanan maka betul, dan jika yang kamu maksudkan bahagia secara batin dan kejiwaan maka kasus kesengsaraan terus meningkat, makanya kasus bunuh diri, gila, kelemahan dan sakit kejiwaan di barat terus meningkat pesat.
    • George: Apa kamu yang maksudkan itu saya Jamal?
    • Jamal: Saya tidak paham! apa hubunganmu dengan apa saya telah sebutkan.
    • George: Saya bagian dari barat yang kamu bicarakan itu.
    • Jamal: Masalahnya ada pada pemahaman konsep kebahagiaan, jika kemewahan atau perasaan jiwa, saya rasa kehidupan materialis kehilangan kunci jiwa yang menyebabkan terjadinya kesalah pahaman, makanya hal inilah yang menjadi sebab kesengsaraan,
    • Girgis: Alhamdulillah dompetmu telah ditemukan, masalah kita bukan membahas mengenai kebahagiaan,tapi masalahnya orang-orang sudah menunggu ujian tes masuk dan kita mempunyai pekerjaan.
    • Jamal: Kamu benar…maaf, saya tinggal kalian berdua tinggal sekarang.. kapan saya kembali menjemputmu George?
    • Girgis: Saya rasa rapat kami agak lama dan saya sarankan agar kamu beristirahat hari ini. kalau pekerjaan sudah selesai pekerjaan, saya sendiri yang akan menghantarnya sampai hotel..
    • George: Terima kasih buatmu..Jamal sebuah kehormatan bagi saya melihatmu besok jam 8 pagi?
    • Jamal: Kita sepakat, saya mohon pamit pada kalian berdua, assalamualaikum.
    • Girgis: Jamal adalah lelaki yang hebat, bagaimana kamu bisa mengenalnya?
    • George: Melalui saudaranya yang tinggal di Inggris, seharusnya saya katakan padamu apa yang tidak kamu ketahui, dia mengatakan kamu adalah pria terhormat sebelum kami sampai di sini, meskipun awalnya ia mengatakan kamu berlaku kasar padanya, dan ia juga mengira dirimu adalah orang Kristen.
    • Girgis: Dalam islam diperintahkan belaku adil, pada musuh sekalipun, Allah berfirman : {Hai orang-orang yang beriman hendaklah kamu jadi orang-orang yang selalu menegakkan (kebenaran) karena Allah, menjadi saksi dengan adil. Dan janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap sesuatu kaum, mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. Berlaku adillah, karena adil itu lebih dekat kepada takwa. Dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan}. [QS. Al-Ma’idah: 8], tinggalkanlah perkara ini sekarang kita harus mendiskusikan kontrak dulu, kemudian kamu mulai mewawancara para pelamar, sebab waktumu sesuai perkiraan saya sangat sempit dan singkat.
    • George: Ya, tapi saya ingin berdiskusi denganmu mengenai keislaman pada kesempatan yang lain.
    • Girgis: Pada sat waktu makan siang atau di saat perjalanan pulang ke hotel.
    Jam 6 sore George dan Girgis meninggalkan perusahaan kembali ke hotel, setelah satu hari terisi penuh dengan wawancara, kontrak dan kesepatakan ,George naik mobil bersama Girgis …
    • Girgis: Kamu telah mengerahkan tenaga yang besar dalam satu hari, dan kamu telah menyelesaikan semua wawancara tes, lalu bagaimana dengan peserta yang diwawancarai?
    • George: Pada kenyataannya lebih baik dari apa yang saya harapkan, dan membuat saya adalah karakter social mereka bukan dari permasalahan keprofesian , hal seperti ini tidak kami temukan di Inggris, kelihatannya tugas saya akan menjadi lebih mudah dengan bantuan kalian.
    • Girgis: Dan apa tindak lanjutnya?
    • George: Saya tidak ingin terburu-buru, masih tersisa dua kali tes lagi esok dan lusa di dua kantor yang berbeda, kemudian saya akan mengambil keputusan yang tepat.
    • Girgis: Baiklah, karena terburu-buru tidak baik, bukankah begitu?
    • George: Kamu mengingatkan saya dengan inti permasalahan …. saya sangat berterima kasih pada Jamal, ia adalah orang yang hebat…tapi karena kamu mengatakan tergesa-gesa itu tidak baik, kenapa kamu tergesa-gesa masuk islam?
    • Girgis: Haha, kamu jangan terburu-buru dalam mengambil kesimpulan! siapa yang mengatakan padamu saya terburu-buru? bahkan saya sudah sangat terlambat sekali.
    • George: Bagaimana ?
    • Girgis: Saya sudah menghabiskan banyak waktu untuk yakin pada agama islam, dan yang telah meyakinkan saya adalah pemilik perusahaan, meskipun begitu dia tidak menekan diri saya, atau memaksa saya untuk masuk islam, dan sampai pada taraf ini tidak ada keterlambatan, tapi setelah saya yakin kemudian saya terus berfikir setelah itu kira-kira 6 bulan sebelum saya masuk islam, inilah yang disebut dengan keterlambatan.
    • George: 6 bulan cepat sekali dan terbur-buru untuk memutuskan hal serius seperti ini!
    • Girgis: Apa yang saya dapat kalau saya mati saat itu, dan saya mendapatkan kehinaan baik dunia maupun di akhirat?
    • George: Sungguh mengagumkan kalian selalu menghubungkan antara dunia dan akhirat, mungkin bisa kamu bisa perjelas pada saya apa yang dimaksud penghinaan di dunia dan akhirat?
    • Girgis: Kehinaan dunia, saya belum merasa tenang, nyaman dan bahagia sampai saya masuk islam! mungkin kamu akan merasa hal itu aneh tapi ini adalah kenyataan, sebab makna tauhid, beribadah dan pasrah kepada Allah dengan tidak menyekutukannya memberikan ketenangan hati dan kelapangan jiwa walaupun dalam kenyataan banyak masalah, teman-teman pada menghidari saya bahkan mereka mencoba menyakiti saya.
    • George: Tauhid dan beribadah memberikan kelapangan hati?!
    • Girgis: Ya benar… seperti menyembah patung, menyekutukan dan mempercayai trinitas menyesakkan dada, dan membuat hati menjadi sempit, adapun kehinaan di akhirat : maka saya tidak ingin menghadap Allah sedang saya meyekutukannya, sebab meskipun Allah maha mulia dan memberi rahmat tapi Dia tidak mengampuni dosa syirik dan mengampuni dosa selain syirik, tapi Tuhan baik pada saya, karena saya belum meninggal sehingga saya masuk islam terlebih dulu.
    • George: Perkataanmu aneh!
    • Girgis: Apanya yang aneh?
    • George: Karena kita sudah sampai mari kita lanjutkan diskusi kita di restoran hotel..
    • Girgis: Saya harap kamu mau memaafkan saya… sebab saya sudah sangat terlambat untuk pulang ke rumah, dan kita akan mendiskusikan hal itu di lain waktu.
    • George: Jadi saya akan menyantap makanan seorang diri!
    • Girgis: Kalau itu tidak menyusahkanmu.
    • George: Tidak apa-apa, saya mohon pamit dulu.

    (2)

    George naik menuju kamarnya dan meletakan barang dan tasnya,lalu setelah itu langsung turun ke restoran hotel, sebab dia merasa sangat lapar sekali..disaat dia sedang menyantap makan malamnya, seorang berdiri di sebelahnya mengenakan pakaian yang aneh..
    • Nama saya Romi apakah boleh saya berbicara denganmu?
    • George: Silahkan.
    • Romi: Kamu yang dibawa ambulan kemarin ke rumah sakit kan?
    • George: Ya benar.
    • Romi: Wasapadalah, banyak sekali pencuri di negara ini.
    • George: Ya benar..saya telah kecurian kemarin.
    • Romi: Saya tahu itu, maka dari itu saya memperingatkanmu.
    • George: Bagaimana kamu mengetahui hal itu?
    • Romi: Saya mengetahui segala sesuatu melalui ruh.
    • George: Ruh apa ?
    • Romi: Ini adalah bagian dari rahasia saya.
    • George: Apakah kamu tahu apa yang akan terjadi pada saya besok hari?
    • Romi: Ya.
    • George: Apa hal ini tidak bertentangan dengan akal dan agama?
    • Romi: Apakah kamu lebih tahu agama kami daripada kami, apakah kamu seorang muslim?
    • George: Tidak, tapi dalam Al Quran kalian : (tidak ada yang mengetahui hal yang ghaib kecuali allah)
    • Romi: Ini adalah suatu pengetahuan, sudah tidah usah membicarakan agama pada saya.
    • George: Saya bukan orang islam, tapi saya percaya bahwa hal itu adalah takhayul bukan pengetahuan, dalam agama Kristen banyak fenomena seperti ini, dan saya tidak tahu mengenai hal ini dalam Islam!
    • Romi: Haha, Italia adalah negara orang Kristen, apakah kamu tahu bahwa di sana jumlah peramal lebih banyak dari pendeta agama!
    • George: Saya tahu fenomena takhayul yang ada di barat menyebar cepat karena mayoritas kami mencari hal-hal bersifat rohani yang sudah tidak ada pada kami, tapi saya percaya sebenarnya ini adalah khurafat, apakah mungkin kamu bisa membuat saya yakin dengan pengetahuan ini?
    • Romi: Ya bisa.
    • George: Saya telah kecurian kemarin dua kali, apakah kamu tahu siapa yang mencurinya?
    • Romi: Apa bisakamu berikan salah satu , saya ingin melihatnya ?
    • George: Silahkan.
    • Romi: Yang telah mencuri adalah orang yang dekat sekali denganmu.
    • George: Hebat sekali, kelihatannya kamu sangat mengetahui alam ghaib, apa yang telah dicuri dari saya?
    • Romi: Dia mencuri sesuatu berharga sekali yang kamu miliki.
    • George: Dan dimana dia meletakannya?
    • Romi: Di tempat yang tidak dekat… jauh, saya hanya butuh 10
        - "Berkenaan dengan" "Jalan menuju Kebahagiaan" ""
      - "Berkaitan dengan" "Dialog tentang Kebahagiaan" ""
      - Berkenaan dengan novelnya
      - Berkenaan dengan buku
      - Berkenaan dengan video