Pernahkah engkau renungkan penciptaan alam semesta?!

       

face

Pernahkah engkau renungkan penciptaan alam semesta?!

 Pernahkah engkau renungkan penciptaan alam semesta?!

Pernahkah engkau renungkan penciptaan alam semesta?!

Renungan terhadap ciptaan Allah Ta’ala merupakan sarana jitu untuk mengantarkan kepada iman dan menambahkan keyakinan manusia, ia akan memperkenalkannya keagungan Sang Pencipta, ilmu dan hikmah-Nya; Allah ‘Azza wa Jalla menciptakan langit dan bumi dengan benar, ia tidak menciptakannya percuma dan sia-sia belaka, Ia berfirman: {Allah menciptakan langit dan bumi dengan hak. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah bagi orang-orang mukmin} [QS. Al Ankabut:44]

Betapa banyak makhluk dalam alam semesta ini hingga tak terhitung! Duhai, apa hikmah di balik ciptaan ini?!

Terdapat dalam alam semesta bukti-bukti nyata yang padanya tampak jelas kekuasaan dan keagungan Allah Ta’ala, ilmu moderen terus menyingkap tanda-tanda kebesaran Allah yang membuat manusia merasakan keagungan Sang Pencipta itu, yang Maha Pencipta, Membentuk, Maha Bijaksana dan Maha Agung.

Jika manusia merenungi dengan mendalam alam semesta ini beserta isinya maka ia akan sangat yakin bahwa alam semesta ini tercipta dengan kekuatan, sangat teliti, ia diciptakan oleh Tuhan yang Maha Bijaksana, Maha Kuasa lagi Maha Mengetahui, Ia mengukurnya dengan sangat teliti.

Kita cukup merenungkan bahwa alam semesta ini, beserta langit, bintang, planet-planet, bumi kita beserta laut, sungai, daratan, pegunungan, hewan dan pepohonan, Allah Ta’ala telah ciptakan semua itu dari tidak ada, maka kita akan rasakan betapa luas kuasa, ilmu dan hikmah-Nya. Ia berfirman: {Dan apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya. Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka mengapakah mereka tiada juga beriman? Dan telah Kami jadikan di bumi ini gunung-gunung yang kokoh supaya bumi itu (tidak) goncang bersama mereka dan telah Kami jadikan (pula) di bumi itu jalan- jalan yang luas, agar mereka mendapat petunjuk. Dan Kami menjadikan langit itu sebagai atap yang terpelihara, sedang mereka berpaling dari segala tanda-tanda (kekuasaan Allah) yang terdapat padanya. Dan Dialah yang telah menciptakan malam dan siang, matahari dan bulan. Masing-masing dari keduanya itu beredar di dalam garis edarnya} [QS. Al Anbiya:30-33].

Ketika orang berakal memikirkan ciptaan Allah, ia akan tahu dengan yakin bahwa seluruh apa yang berada dalam alam semesta ini hamba bagi Tuhannya; seluruh makhluk-Nya bertasbih dengan memuji-Nya, Allah Ta’ala berfirman: {Senantiasa bertasbih kepada Allah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Raja, Yang Maha Suci, Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana} [QS. Al Jumu’ah:1].

Dan sujud kepada keagungan-Nya, Allah Ta’ala berfirman: {Apakah kamu tiada mengetahui, bahwa kepada Allah bersujud apa yang ada di langit, di bumi, matahari, bulan, bintang, gunung, pohon-pohonan, binatang-binatang yang melata dan sebagian besar daripada manusia? Dan banyak di antara manusia yang telah ditetapkan azab atasnya. Dan barangsiapa yang dihinakan Allah maka tidak seorangpun yang memuliakannya. Sesungguhnya Allah berbuat apa yang Dia kehendaki} [QS. Al Hajj:18].

Demikianlah, seluruh makhluk itu bertasbih dan shalat kepada Tuhannya, Allah Ta’ala berfirman: {Tidaklah kamu tahu bahwasanya Allah: kepada-Nya bertasbih apa yang di langit dan di bumi dan (juga) burung dengan mengembangkan sayapnya. Masing-masing telah mengetahui (cara) sembahyang dan tasbihnya, dan Allah Maha Mengetahui apa yang mereka kerjakan} [QS. An Nur:41].

Selanjutnya, seorang beriman akan melihat bahwa seluruh alam semesta berjalan bagaikan satu rombongan menuju satu arah, kepada Allah Ta’ala, sehingga ia pun berjalan seiring dengan perjalanan yang berberkah lagi baik ini dan kehidupannya menjadi bahagia dan jiwanya tenang.Di antara tanda-tanda Ketuhanan

Di antara tanda-tanda Ketuhanan

2_2.jpg
Edgar Mitchell
Astronot keenam yang telah sampai
di bulan
Pandanganku ke planet kita adalah pandangan sekilas dari Ketuhanan

Inilah ciptaan Allah!!

James Irwin
astronot
“Dengan memandang alam semesta ini, hendaknya dapat merubah sikap manusia, hendaknya menjadikan seorang mengapresiasi ciptaan Allah dan mencintai Allah” ungkapnya ketika berbicara tentang alam semesta.

Allah memuliakan manusia

2_3.jpg
Deborah Potter
Wartawan Amerika
“kita dapati Islam - yang merupakan aturan Allah- jelas dalam alam sekitar kita; dengan perintah Allah semata gunung-gunung, laut, bintang dan planet berjalan dengan baik pada porosnya, semuanya tunduk pada perintah Allah sebagai Penciptanya, demikian halnya dengan seluruh benda di alam semesta ini –hingga benda mati-, tapi manusia keluar dari aturan ini, Allah telah memberinya kebebasan memilih, ia dapat mengikuti perintah Allah atau membuat aturan baru bagi dirinya dan menempuhnya di atas aturan yang ia senangi, dan sangat disayangkan, manusia dalam banyak kesempatan menempuh jalan yang kedua”
  - "Berkaitan dengan" "Dialog tentang Kebahagiaan" ""
  - Berkenaan dengan novelnya
  - Berkenaan dengan buku
  - Berkenaan dengan video