Jalan Peradaban

       

face

Jalan Peradaban

 Jalan Peradaban

Jalan Peradaban

Setiap masyarakat atau kelompok, baik primitif atau maju, pasti memiliki budaya tertentu yang mengikatnya dan dipoles oleh tabiatnya yang unik. Dan budaya adalah gaya hidup, sikap dalam kehidupan, aturan nilai-nilai dan sosial yang menilai fenomena kehidupan dan unsur-unsurnya, tercermin pada bentuk kegiatan dan prilaku dan memberikan jati diri sebuah masyarakat dan menjaga kesolidannya. Adapun peradaban, ia adalah ciri tambahan terhadap keberadaan budaya suatu kelompok, memberi isyarat kemajuan, keunggulan kualitas dan kuantitas, prestasi dalam realitas, memiliki pengaruh yang dilirik dalam samudera sejarah dan aktif dalam membuat peristiwa dan mengarahkannya, keaktifan yang sampai pada taraf membentuk belokan dan pemisah yang memberi cahaya di dalamnya, di setiap waktu dan tempat. Demikianlah, setiap peradaban tampil sebagai tekstur khas dalam sebuah alam, lingkungan, politik, agama, budaya, ilmu dan akhlak. Seluruh unsur ini kita dapati lebur dalam satu wadah, yaitu peradaban masyarakat ini atau masyarakat itu dengan segala karakter dan ciri khasnya.

Islam telah berhasil mengubah jiwa-jiwa kelompok beriman pertama dari kehidupan badui yang dikuasai oleh sikap fanatik dan keterbelakangan menjadi berakhlak mulia dan memiliki prinsip-prinsip mulia yang menerangi kota Medinah dan peradaban dalam kurun waktu yang singkat, dalam selang waktu itu mereka menaklukkan dunia, dan peradaban itu disambut hangat oleh mayotitas manusia pada waktu itu, melihat agama yang dibawa oleh Nabi Muhammad itu mudah, adil, spirit solidaritas dan kesetaraan. Peradaban Islam datang di saat manusia telah lelah dengan aturan lama yang tegak di atas perbudakan dan kezaliman, mereka rindu kepada aturan baru yang di dalamnya mereka dapat merasakan kehormatan dan kemanusiaannya setelah merasakan kezaliman di tangan penguasa-penguasa diktator dan pendeta-pendeta zalim, maka Islam menjadi kesempatan emas karena ia meperbaiki sebagian besar kondisinya dan mereka dapat melihat di dalamnya kehidupan yang terhormat yang senantiasa mereka damba-dambakan dan di saat yang sama, mereka terhindar dari kezaliman, kebodohan dan keterbelakangan.

Peradaban Islam memandang mulia manusia, ia tidak pernah membedakan antar sesama manusia berdasarkan ras, warna atau bahasa, bahkan semua mendapatkan perlakuan yang sama dan hak-hak yang sama. Peradaban Islam telah memberi andil dalam kemajuan manusia setelah mereka mengganti aturan suku yang berasaskan darah dan keturunan menjadi aturan masyarakat yang bersama dalam akidah dan pemikiran ikatan sosialnya dibangun di atas asas persaudaraan dan kesetaraan.

Tujuan utama dari peradaban menurut pandangan Islam adalah merealisasikan ketenangan, kesejahteraan, keamanan, membangun masyarakat baik, membahagiakan ummat manusia dengan kebaikan dan memerangi segala penyebab kejahatan, dimana kemajuan peradaban dengan segala sarananya bukanlah tujuan utama, karena tujuan yang benar dari sebuah peradaban adalah merealisasikan kebahagiaan jiwa dan ketenangan hati manusia yang sejalan dengan terealisasinya kesejahteraan dan kemajuan masyarakat dan bangsa, dan hal itu tercapai dengan mengusahakan segala hal yang baik dan bermanfaat serta jauh dari segala hal yang buruk dan berbahaya.

Berbeda dengan peradaban moderen yang semakin menambah keresahan, kekacauan, menjerumuskan manusia ke dalam ilusi materi dan kezaliman, jauh dari akhlak mulia, agama dan nilai-nilai kemanusiaan yang tinggi dan mengubah manusia menjadi mesin- mesin yang tidak memiliki roh, yang kuat menindas yang lemah.

Aturan terbaik

7_7.jpg

Herbert George Wells
Penulis dan sastrawan asal Inggeris
Islam telah memimpin, karena ia adalah aturan sosial dan politik terbaik yang diunggulkan oleh zaman, ia telah tersebar karena ia mendapatkan di setiap tempat masyarakat yang bodoh tentang politik, dirampok, dizalimi, tidak mengajarkan ilmu dan tidak memiliki aturan, demikian juga ia mendapatkan pemerintahan yang egois dan sakit, tidak terjalin hubungan antara dia dan rakyatnya, maka konsep politik yang paling luas, baru dan bersih yang memiliki aktivitas yang aktual di dunia hingga zaman itu, ia mempersembahkan bagi umat manusia aturan yang terbaik, dan konsep kapitalis perbudakan pada pemerintahan Romawi, adab, budaya dan tradisi sosial di Eropa telah sirna dan runtuh sebelum Islam muncul

Cirri-ciri kesombongan

7_8.jpg

Montgomery Watt
Orientalis Inggeris
Sepantasnya ada studi tentang pengaruh Islam terhadap Eropa pada saat ini dimana semakin erat hubungan ummat Islam dan ummat Nasrani arab dengan orang-orang Eropa dalam dunia ini, dapat diamati pada waktu tertentu bahwa para penulis nasrani di Eropa pada sekitar abad pertengahan membuat citra buruk tentang Islam dari beberapa sisi, hanya saja berkat usaha para peneliti pada beberpa abad lalu tampak gambaran yang lebih obyektif pada benak orang-orang barat dan karena hubungan baik antara orang-orang arab dan ummat Islam, kita harus mengakui seluruh jasa ummat Islam terhadap kita, adapun usaha-usaha untuk menyangkal hal itu maka itu hanyalah ciri-ciri kesombongan palsu

Kehancuran dunia

7_9.jpg

Marmaduke Pickthall
Sastrawan dan pemikir asal Inggeris
Barat dewasa ini lebih butuh kepada Islam dibandingkan masa-masa lalu, agar kehidupan lebih bermakna dan sejarah memilki arti, agar barat mengubah metodenya yang memisah antara ilmu dan iman. Islam tidak membuat pemisah antara ilmu dan iman, justeru sebaliknya, ia menghubungkan antara keduanya dengan memandangnya sebagai satu kesatuan yang saling melengkapi, tidak dapat dipisahkan, sebagaimana juga Islam dapat menghidupkan kembali harapan pada masyarakat barat kita yang telah dipengaruhi oleh individualisme yang terus berkembang dan menggiring seluruh dunia untuk bunuh diri

Karya ilmiah

7_10.jpg

Pangeran Charles
Putra mahkota Inggris
Islam telah merealisasikan karya-karya ilmiah yang hebat sepanjang delapan abad, dengan demikian keliru jika beranggapan bahwa Islam hanya meniru peradaban atau menganggap bahwa peradaban barat adalah murni barat, Islam memilki andil besar dalam memberinya pondasi dasar yang membuatnya meraih karya-karya tersebut
  - "Berkenaan dengan" "Jalan menuju Kebahagiaan" ""
  - "Berkaitan dengan" "Dialog tentang Kebahagiaan" ""
  - Berkenaan dengan novelnya
  - Berkenaan dengan buku
  - Berkenaan dengan video